Saya sedang merasa kaya malam ini, semoga bertahan cukup lama. Saya pernah tiba-tiba merasa lebih hartawan dari siapapun, ketika di Top Mode ketemu dengan guru SD saya. Saya refleks menjabat tangannya, kasar! Yah saya tahu, Umar Bakri yang satu itu pekerja keras, selain mengajar dia juga bertani dan merintis usaha menjahit bersama istrinya. Dia telah jauh, jauh lebih hitam daripada saat saya bertemu terakhir kali.
Dan hari ini saya memaksa diri menemukan jalan menjadi kaya kembali dengan membeli sebuah novel, ATONIA UTERI: MENEMUKAN JEJAK MASA LALU. Oh terima kasih, kalimat paling terakhir (tentunya di lembaran terakhir) adalah nomor yang bisa menghubungkan saya dengannya. Saya bertemu lagi dengan Navis itu, BAHARUDDIN ISKANDAR. Saya senang bisa dipertemukan lagi dengan beliau walau keadaan saya (dia bilang) telah bermetamorfosis, saya bukan lagi seseorang yang suka berdiskusi tentang moral dan akhlak. Yah baiknya seorang pengajar tetap malaikat. =)
Ingatanku sedang berpesta poraaaaaaaaa…. Terima kasih kenangan, kalian adalah hartaku. Harta bisa dicari, uangpun bisa dicuri, tapi kenangan hanyalah milik seseorang yang telah membangunnya.

9 balassurat:
Semangat!
semangat apa Fitra? hehe =)
kalau umar bakrinya datang dalam wajah bob dyland, kira2 kek mana ekspresimu nek? penasaraaann sya. hohohoohoho
klo ndak lagi suka bicara moral terus biacara apa dong sekarang? skripsi?
@terLAMPIR : hoho, jangan kau bayangkan guruku itu telah menjadi iblis macam saya, telah hilang kesederhanaan dalam berfikir. bagi mereka tugas mulia itu "mengajar, mengajar, dan mengajar". lagian adami istrinya, lagian kalau mirip bob dylan bisa berabe, kau bisa naksir juga sama dia, gaswat tingkat dewa! *mengetuk meja *amit-amit
@skydrugs : saya sedang suka bicara soal dandan dan gosip, berminat jadi teman berbagi cerita dengan saya? =D
sms yang dikau berikan, menghela jantung, menghirup kosong. tidak kusangka, titik nadir pencarian dirimu berakhir dalam ruang sempit. ayo! mana maujud sebenarnya. Sini, di sana, tengah atau sama sekali berada-ada
Ayo! mana maujudnya, sms-mu menjadi sebuah damono dalam 'mata pisau'nya. mengincar urat leher. Penasaran,penasaran, dan penasaran. Mana maujudmut, di sini, di sana, di tengah, atau tida berada apa?
no thanks...
@Bapak BIN : hehe, sedang proses. kiranya diri ini keren ternyata orang lain jauuuuh lebih kerennya. Trims, Bapak Guruku!
@SKYDRUGS : hampirma jingkrak2 dapat teman ma'gosip, tapi ternyata tak jadi
Poskan Komentar